![]() |
Dahnil Azhar Simanjuntak. Foto: Istimewa. |
Dutaislam.or.id - Mustofa Nahrawardaya ditetapkan jadi tersangka terkait kasus penyebaran berita bohong soal kerusuhan 22 Mei 2019. Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah merespon bahwa Mustofa bukan pengurus dan tidak aktif di Muhammadiyah.
Hal ini disampaikan Mu'ti Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti saat menjawab pertanyaan wartawan terkait posisi Mustofa di kepengurusan PP Muhammadiyah. "Enggak, enggak (pengurus), dia tidak aktif di Muhammadiyah, dia tidak aktif di Muhammadiyah," katanya, Ahad (26/05/2019) dikutip dari Detik.com.
Baca juga: Laporan Majalah Tempo: Paket dalam Tas Raket dan Skenario 22 Mei
Meski begitu, nama Mustofa masih tertera di website resmi PP Muhammadiyah. Mustofa ditulis sebagai Divisi Broadcasting dan Informasi Publik, Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah Periode 2015-2020. Mu'ti sendiri mendukung langkah polisi yang menetapkan Mustofa menjadi tersangka. "Dan itu saya kira proses yang memang sudah dilakukan dengan data-data dan fakta yang kuat oleh kepolisian," ungkapnya.
Pernyataan Mu'ti mendapat komentar dari Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah yang menjadi Kordinator BPN Prabowo Dahnil Azhar Simanjuntak. Dia menganggap bahwa Abdul Mu'ti tidak bijak.
"Pernyataan Mas Abdul Muti saya kira sangat tidak bijaksana. Setahu saya mas Mustofa Nahra masih dan aktif sebagai Anggota Majelis Pustaka dan Informasi. Dia banyak berkegiatan dan membantu serta mewakili kegiatan-kegiatan majelis sama halnya dengan saya juga masih aktif sebagai Wakil Ketua Majelis," tulis Dahnil di akun Twitternya, Senin (27/05/2019).
Komentar Dahnil mendapat tanggapan dari Putri Gus Alissa Wahid. Dia mempertanyakan apakah Dahnil masih ingin pernah menyampaikan bahwa Mustofa hanya orang yang merepotkan di Muhammadiyah.
Hal ini disampaikan Mu'ti Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti saat menjawab pertanyaan wartawan terkait posisi Mustofa di kepengurusan PP Muhammadiyah. "Enggak, enggak (pengurus), dia tidak aktif di Muhammadiyah, dia tidak aktif di Muhammadiyah," katanya, Ahad (26/05/2019) dikutip dari Detik.com.
Baca juga: Laporan Majalah Tempo: Paket dalam Tas Raket dan Skenario 22 Mei
Meski begitu, nama Mustofa masih tertera di website resmi PP Muhammadiyah. Mustofa ditulis sebagai Divisi Broadcasting dan Informasi Publik, Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah Periode 2015-2020. Mu'ti sendiri mendukung langkah polisi yang menetapkan Mustofa menjadi tersangka. "Dan itu saya kira proses yang memang sudah dilakukan dengan data-data dan fakta yang kuat oleh kepolisian," ungkapnya.
Pernyataan Mu'ti mendapat komentar dari Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah yang menjadi Kordinator BPN Prabowo Dahnil Azhar Simanjuntak. Dia menganggap bahwa Abdul Mu'ti tidak bijak.
"Pernyataan Mas Abdul Muti saya kira sangat tidak bijaksana. Setahu saya mas Mustofa Nahra masih dan aktif sebagai Anggota Majelis Pustaka dan Informasi. Dia banyak berkegiatan dan membantu serta mewakili kegiatan-kegiatan majelis sama halnya dengan saya juga masih aktif sebagai Wakil Ketua Majelis," tulis Dahnil di akun Twitternya, Senin (27/05/2019).
Baca juga: Gus Ulil Ingatkan Kubu Prabowo Soal Strategi Baru ISISPernyataan Mas Abdul Muti sy kira sangat tdk bijaksana ,setahu saya mas Mustofa Nahra masih dan aktif sebagai Anggota Majelis Pustaka dan Informasi,dia banyak berkegiatan dan membantu serta mewakili kegiatan2 majelis sama halnya dg saya juga masih aktif sbg Wakil Ketua Majelis. pic.twitter.com/Paw9EA5CXK— Dahnil A Simanjuntak (@Dahnilanzar) May 26, 2019
Komentar Dahnil mendapat tanggapan dari Putri Gus Alissa Wahid. Dia mempertanyakan apakah Dahnil masih ingin pernah menyampaikan bahwa Mustofa hanya orang yang merepotkan di Muhammadiyah.
"Apakah mas @Dahnilanzar tidak ingat bilang ke saya langsung, betapa kalian kerepotan dengan ulah Tofa? Bahwa dia sebenarnya tidak benar-benar aktif di Muhammadiyah? Itu 1-2 minggu setelah Ibu Sinta Nuriyah disindir merangkak ke gereja oleh dia. Anda sampaikan di acara antikorupsi Pemuda Muhammadiyah," tulis Alissa, Senin (27/05/2019). [dutaislam.or.id/pin]Apakah mas @Dahnilanzar tidak ingat bilang ke saya langsung, betapa kalian kerepotan dg ulah Tofa? Bahwa dia sebenarnya tidak benar2 aktif di Muh? Itu 1-2 minggu setelah Ibu Sinta Nuriyah disindir merangkak ke gereja oleh dia. Anda sampaikan di acara antikorupsi Pemuda Muh. https://t.co/hiKwiR2zvz— Alissa Wahid (@AlissaWahid) May 27, 2019