![]() |
Gus Miftah. Foto: istimewa. |
Dutaislam.or.id - Lagi-lagi Sugi Nur mengungkapkan ujaran kebencian di video yang disebut ceramah. Kali ini ia menyebut Gus Miftah, murid Abah Luthfi sebagai "Gus Telek".
Telek adalah kotoran ayam yang biasa diungkapkan dalam bahasa Jawa. Artinya, sebutan Sugi Nur itu hendak menyamakan Gus dengan kotoran. Innalillah.
Ujaran kebencian Sugi Nur Raharja itu diunggah dalam video di akun Instagram @gusmiftah sendiri. Sugi menyebut Gus Miftah sebagai Gus Telek hanya karena dia mendukung rezim.
Menanggapi ujaran Sugi, Gus Miftah justru hanya mengucap bilang "alhamdulillah" di statusnya.
Alhamdulillah....... hidup teleeeeek🤣🤣🤣🤣 Santai aja lur “ du’a ul mar i li akhihi ka du’a ihi linafsihi”/Doa sesorang kpd saudaranya itu seperti doa ke dirinya sendiri/Berarti yg teriak telek itu adalah.............
Demikian editorial hari ini tentang Sugi Nur Al-Silitil-Cocoti. [dutaislam.or.id/ab]
Telek adalah kotoran ayam yang biasa diungkapkan dalam bahasa Jawa. Artinya, sebutan Sugi Nur itu hendak menyamakan Gus dengan kotoran. Innalillah.
Ujaran kebencian Sugi Nur Raharja itu diunggah dalam video di akun Instagram @gusmiftah sendiri. Sugi menyebut Gus Miftah sebagai Gus Telek hanya karena dia mendukung rezim.
Menanggapi ujaran Sugi, Gus Miftah justru hanya mengucap bilang "alhamdulillah" di statusnya.
Alhamdulillah....... hidup teleeeeek🤣🤣🤣🤣 Santai aja lur “ du’a ul mar i li akhihi ka du’a ihi linafsihi”/Doa sesorang kpd saudaranya itu seperti doa ke dirinya sendiri/Berarti yg teriak telek itu adalah.............
Demikian editorial hari ini tentang Sugi Nur Al-Silitil-Cocoti. [dutaislam.or.id/ab]